Oleh: Puteh | 26 Juni 2009

UNIKNYA SI KECIL JK YANG ASERTIF

Berbicara Asertif adalah karakteristik JK yang sangan menarik, ia mengekspresikan pikiran, perasaan dan keyakinannya secara langsung, jujur dan pantas. Ini berarti JK menghargai dirinya sendiri dan orang lain. Pada acara Debat Capres putaran kedua semalam, siapun mengakuinya kalau JK adalah pemberani yang asertif. Biarpun kecil, kecil dalam arti pangkatnya diantara peserta debat malam itu, dimana kedua lawan debat JK pada malam itu adalah bekas atasannya (Mega) dan masih atasan langsung JK, SBY (incumbent) uniknya JK yang mengawali sindiran atas kedua rivalnya itu.

JK menyindir jingle kampanye SBY yang bernada nyanyian lagu iklan Indomie. “dengan jingle bapak yang indomie mungkin pengaruhnya jadi terlalu banyak impor terigu sehingga inflasi kita naik” kata JK yang disambut sorak penonton debat di studio Metro TV. Sedangkan untuk Mega, JK menyindir soal penurunan harga yang kurang turun dimasa pemerintahan Megawati.

Bukan kali ini saja JK berani seperti itu, masih ingat waktu lawatannya keluar negeri bulan Februari lalu?, Joe Biden si Wakil Presiden AS pun terperanjat dibuatnya, bayangin aja! Seumur-umur belum ada pejabat Indonesia berani bicara seperti itu kepada Paman Sam, kebanyakan hanya minta duit dan menganguk-angguk saja ketika berhadapan dengan si Neo Liberal Amirika.

Berikut kutipan dari http://www.waspada.co.id :

Ketika Biden menanyakan situasi ekonomi Indonesia dan bantuan apa yang diperlukan Indonesia, Kalla dengan jeli menggunakan kesempatan ini. “Ekonomi Indonesia baik, tidak terlalu berat. Kami tidak minta bantuan, tapi justru apa yang Indonesia bisa bantu ?,” jawab Wapres. Jawaban cerdas tersebut langsung menohok Biden.

Hal ini tak mengherankan. Pasalnya, secara psikologis, setiap ada utusan yang datang ke negara adidaya tersebut, pasti ujung-ujungnya meminta bantuan AS. Namun, Kalla justru melakukan hal sebaliknya. Ini terjadi dalam 16 hari pemerintahan Presiden Barack Obama-Joe Biden. Kemudian ketika ditanya saran apa yang bisa diberikan Indonesia untuk AS, Kalla pun menjawab dengan lugas, “Segera tuntaskan masalah Palestina. Kalau AS bisa selesaikan masalah Palestina, maka semua akan lebih mudah diselesaikan,” ujarnya.

Wapres Joe Biden terheran-heran dengan pernyataan kedua ini. AS menyadari posisi strategis Indonesia sebagai mitra handal dalam memperbaiki citra buruk warisan pemerintahan George Bush. (j01)

Jadi, keberanian JK dapat kita artikan tidak saja hanya sebagai jago kandang di dalam negerinya sendiri, tapi sama diktator duniapun JK telah menunjukkan keberaninnya, satu pelajaran dalam kasus ini, yang bahwa keberanian itu tidak harus ditimpa oleh pendidikan secara militer seperti Jendral SBY yang malah disebut-sebut lamban dan ragu-ragu (ragu-ragu mundur! Jendral..).

Masyarakat yang masih menggunakan atau masih punya akal sehatnya, yang tidak ingin dikelabui dengan sedikit harapan BLT dan kenaikan gaji PNS/guru akan jeli memilih siapa kandidat capres yang dapat diharapkan.

Lanjutkan lebih cepat lebih baik..!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: