Oleh: Puteh | 15 November 2008

CARI BAHAN, CARI ILMU ATAU CARI NILAI?

Fenomena baru dalam dunia pendidikan saat ini adalah merebaknya kebiasaan para pelajar/mahasiswa mencari bahan di internet. sejak akses internet mulai populer di indonesia dengan koneksi alakadarnya, dunia pendidikan kita mulai dapat berlega hati untuk merangkak sedikit-sedikit ditengah-tengah kerumunan masyarakat dunia yang melaju kencang meninggalkan jauh dibelakang dunia pendidikan Indonesia.

Ada cerita yang menarik dalam dunia maya seputar aktifitas mahasiswa mencari bahan kuliah di sebuah warnet yang bekoneksi alakadarnya. Ada tiga orang mahasiswi jurusan biologi (harap malkum dari jurusannya aja agak gaptek emang.. tp seharusnya tidak) mereka masuk sebuah warnet yang berada tidak jauh dari kampusnya yang swasta. Pada saat itu kebetulan warnet tersebut sedang penuh pelanggan,  tapi hal ini tidak  termasuk perhitungan bagi tiga mahasiswi ini, karena mereka sama sekali tidak ingin dan tidak bisa menggunakan internet, biarpun ada om google. “Pegang internet aja belum pernah bang, pa lagi cari bahan..” kata salah satu dari mereka. (emangnya internet kue bolu apa?, bisa pegang..)

Salah satu dari mereka telah ditunjuk sebagai juru bicara rupanya, maka si jubir yang paling cerewet ini mulai senyum2 ramah kepada opeator warnet, ia minta bantu dicarikan bahan kuliahnya kepada operator. si operator acuh tak acuh, kebetulan dia sedang banyak tugas rupanya. inilah susahnya operator warnet di daerah, mulai dari mendapat caci maki dari pelanggan karena koneksi internet yang lambat, mengajari pelanggan, sampai mencarikan bahan kuliah pesanan pelanggan yang rata-rata belum bisa googling sendiri.

si jubir menyodorkan judul tugas kuliahnya untuk dicarikan OP, si OP tersenyum simpul  yang dipaksakan, dalam hati operator ini sudah yakin kalo judul yang disodorkan tidak akan segamapang seperti mengirim SMS, perlu waktu googling 1 jam lebih kurang untuk mendapatkan bahan sebanyak itu. OP mulai mencari akal untuk menolak dengan halus biar pelanggannya tidak kecewa, akhirnya OP mengetikkan juga judul yang diminta, dengan siasat klik sini – klik sana lebih kurang 5 menit  lamanya sioperator menunjukkan sedikit bahan yang telah ditemukan. Rupanya si pelannggan ini sama sekali tidak puas, mereka malah tambah meminta dicarikan Kata Pengantar dan Penutup untuk judul yang diminta (luar biasa..) kalau seperti ini dimana manfaatnya bahan kuliah yang di dibebankan oleh dosen mereka? sedangkan meraka cuma tinggal mengumpulkannya saja. Jangan berharap mereka akan membacanya sebelum menyerahkan ke dosen.

Akhirnya OP punya akal, OP beralasan bahwa komputer yang dipakainya sekarang tidak berisi bahan yang seperti diminta pelanggannya itu, “komputer ini tidak bisa mencari bahan tentang struktur tumbuhan,  komputer ini hanya bisa mencarikan gambar-gambar batang tumbuhan, lihatlah ini banyak batang tumbuhan bukan?, coba dech cari warnet lain..!” Rupanya mereka percaya begitu saja, dan segera keluar mencari warnet lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: